“AYAH BANGGA PUNYA ANAK KAYA KAMU J”
Ya kalimat diatas memang terlihat biasa aja,bahkan sebagian
orang menganggap kalimat tersebut adalah kalimat yang remeh. Tapi bagi sebagian orang kalimat tersebut
adalah kalimat yang sangat mahal, kalimat berharga yang seseorang ssampai rela
melakukan apapun hanya untuk mendengar kalimat tersebut dari ayahnya... nah
saya punya cerita nih temen-temen... semoga kita semua bisa mendapatkan hikmah
dari cerita ini.... selamat menyimak~~~~
Jadi gini, saya punya temen yang namanya shato, shato ini
adalah anak ke-4 dari empat bersaudara,dia anak yang sangat manja,terutama
terhadap ayahnya. Pada suatu hari
ayahnya shato sakit parah, ada luka yang di kaki ayahnya shato yang menyebabkan
ayahnya shato sakit parah. Ayahnya shato
mendapat luka tersebut saat ayahnya sedang mendaftarkan shato di salah satu
sma, ayahnya shato tertusuk paku yang karatan.
Tapi ayahnya shato mengindahkan rasa sakitnya, karena ayahnya shato
harus bekerja demi shato, demi agar shato mendapatkan pendidikan yang
terbaik. Hari demi hari luka ayahnya
shato semakin parah, walau demikian
ayahnya shato tetap bekerja. Bahkan setiap
malam saat ayahnya shato pulang, ibunya shato dengan setia dan sabar
membersihkan luka tersebut walau terkadang menimbulkan bau yang tidak
sedap. Hingga suatu hari ayahnya shato
masuk rumah sakit. Dan dirumah sakit,
dokter memvonis bahwa kaki ayahnya shato harus diamputasi, walau begitu ayahnya
shato bersikeras untuk tidak ingin diamputasi, karena ayahnya shato masih mau
bekerja, demi shato, anak yang paling
disayanginya. Itu lah ayahnya shato
dalam kondisi apapun, yang hanya ada dipikirannya adalah bagaimana shato dapat
hidup bahagia. Akhirnya hari demi hari
ayahnya shato terbaring dirumah sakit, kondisnya semakin parah, karena kakinya
tidak mau diamputasi jadi bakteri terus menjalar hingga memperparah kondisi
ayahnya shato. Akhirnya ayahnya shato
setuju untuk diamputasi, tentunya setelah didesak oleh keluarga.